Kamis, 12 Februari 2026

─ ΰ­¨‎β„³erawat 𝒦angkung, β„³erawat ℬumi: Sebuah Refleksi Iman Katolikΰ­§ ─


 Merawat Kangkung, Merawat Bumi: Sebuah Refleksi Iman Katolik


  1. Pendahuluan: 

  • Proyek ini kami lakukan secara berkelompok yang terdiri dari dua orang. Dalam proyek ini, kami mendapat tugas untuk menanam kangkung, karena jenis tanaman yang diberikan oleh sekolah memang adalah tanaman kangkung. Oleh karena itu, kami tidak memilih jenis tanaman lain, melainkan merawat tanaman yang telah ditentukan. Meskipun demikian, kami tetap menjalani proyek ini dengan sungguh-sungguh. Kangkung merupakan tanaman yang mudah ditanam dan cepat tumbuh. Maka kami bisa menanamnya dengan mudah.
  •  Sejak awal, kami berharap tanaman kangkung yang kami rawat dapat tumbuh dengan baik, sehat, dan nantinya bisa dipanen sesuai harapan. Melalui proyek ini, kami juga berharap dapat belajar bekerja sama dengan baik dalam kelompok, membagi tugas secara adil, serta melatih rasa tanggung jawab dalam merawat tanaman setiap hari hingga akhir kegiatan.
  • Proyek menanam kangkung ini kami lakukan sebagai bagian dari pembelajaran iman Katolik. Melalui kegiatan ini, kami belajar untuk menghargai ciptaan Tuhan dan melatih diri untuk bertanggung jawab dalam merawat lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana.

 2. Proses Menanam: 
  •    Hari pertama:  Saat menyiapkan pot,tanah, dan benih kangkung, kami merasa sangat senang dan bahagia. Tanah yang kami gunakan terlihat subur, berwarna cokelat gelap yang dicampur dengan sekam padi dan juga pupuk kompos. Benih kangkung yang kami gunakan cukup banyak, benih kangkung itu kecil, bulat, dan berwarna cokelat kehitaman. Kami mulai menanam dengan membuat lubang kecil di tanah, lalu memasukkan benih dan menutupnya kembali secara perlahan.
 Kami ingin merawatnya dengan baik sampai tumbuh subur sehingga bisa memakannya. Refleksi mini: "Benih ini tampak begitu kecil dan tak berdaya. Namun, kami percaya di dalamnya ada kehidupan yang akan tumbuh dengan baik 🌱"

  • Masa Menunggu & Perawatan Awal: Setiap hari kami rutin menyiram tanaman dan mengamatinya dengan penuh perhatian dan cinta kasih. Kami juga memindahkan pot ke tempat yang terkena sinar matahari agar pertumbuhannya lebih optimal. Selain itu, kami memberi pupuk secara teratur setiap hari Selasa & Jumat. Awalnya kami merasa sedikit cemas karena takut benihnya tidak tumbuh. Namun, kami belajar untuk sabar. Ketika mulai tumbuh tunas hijau kecil, kami sangat senang dan merasa usaha kami tidak sia-sia. Refleksi mini: "Saya belajar bahwa semua butuh waktu dan ketekunan" 
 

  •  Masa Pemeliharaan: Kami rutin memberi pupuk dan memastikan tanaman mendapatkan cukup sinar matahari setiap hari. Kami juga terus mengamati pertumbuhannya. Daun kangkung yang awalnya kecil kini mulai membesar dan terlihat lebih hijau serta rimbun. Melihatnya tumbuh dengan baik membuat kami merasa senang dan semakin semangat merawatnya. Refleksi Mini: "Merawat berarti konsisten dan bertanggung jawab setiap hari." 🌿
3. Tantangan dan Hambatan yang Dialami 
  • Detail Kisah: Beberapa hari setelah tanaman mulai tumbuh dengan baik, tiba-tiba saya melihat daunnya layu dan menguning. Saat diperiksa lebih dekat, tanaman itu sudah mati. Tanah di dalam pot juga terlihat naik ke atas dan tidak seperti biasanya. Saya tidak tahu pasti penyebabnya, apakah karena terlalu banyak air, kurang sinar matahari, atau ada hewan kecil yang mengganggu. Perasaan pertama saya tentu sangat sedih dan kecewa. Rasanya usaha menyiram setiap hari dan merawatnya seperti sia-sia.
  • Refleksi Sikap & Cara Mengatasi: 
  1. Reaksi Awal (Manusiawi): Saya merasa sedih dan sedikit marah pada hewan yang mengganggu tanaman atau orang yang merusak, karena mungkin ada orang yang merusak tanaman sehingga tanaman saya rusak. 
  2. Pertimbangan (Iman & Akal Budi): Saya mencoba untuk tenang dan tidak menyalahkan keadaan. Saya berpikir bahwa kegagalan ini bisa menjadi pelajaran. Dalam iman, saya belajar bahwa tidak semua usaha langsung berhasil, tetapi Tuhan mengajarkan kita untuk tetap sabar dan tidak mudah menyerah. 
  3. Tindakan (Solusi Konkret): 
  • Langkah Praktis: Saya dan teman saya mulai mencabuti tanaman tanaman yang layu, saya menanam benih baru yang diberikan oleh pak Sigit, sehingga tanaman pun bisa tumbuh kembali dengan yang baru. 
  • Langkah Sosial: Saya bertanya kepada guru atau teman tentang kemungkinan penyebab tanaman mati agar ke depan bisa lebih berhati-hati
     4. Pelajaran Hidup Yang Diambil 
  • Pertama: Saya belajar bahwa hidup tidak selalu tumbuh sesuai harapan, tetapi kegagalan bukan akhir dari segalanya. Dari tanaman yang mati, saya mengerti arti memulai kembali dengan hati yang lebih kuat.
  • Kedua: Saya belajar bahwa kesabaran adalah bentuk keberanian yang tenang. Saat sesuatu tidak berjalan baik, kita tidak boleh langsung menyerah, melainkan mencoba lagi dengan lebih bijaksana.
  • Ketiga: Saya belajar bahwa merawat berarti memperhatikan hal-hal kecil. Tanah, air, dan cahaya yang terlihat sederhana ternyata sangat menentukan kehidupan.
  • Kempat: Saya belajar bahwa kekecewaan bisa berubah menjadi pelajaran berharga. Dari tanah yang berantakan dan tanaman yang mati, saya menemukan semangat untuk bangkit dan memperbaiki diri.
     5. Refleksi Iman Katolik 
  • Penciptaan dan Anugerah: Pengalaman menanam kangkung mengingatkan saya pada Kitab Kejadian, ketika Allah menciptakan tumbuh-tumbuhan dan melihat bahwa semuanya itu baik (Kejadian 1:12). Dari benih kecil yang saya tanam, saya menyadari bahwa tanah, air, dan sinar matahari bukanlah sesuatu yang saya ciptakan sendiri. Semua itu adalah anugerah cuma-cuma dari Allah.
  • Pertumbuhan dan Kesabaran: Pengalaman ini juga mengingatkan saya pada perumpamaan tentang benih yang tumbuh dalam Injil Markus (Markus 4:26–29). Dikatakan bahwa benih itu tumbuh dan menjadi besar, sementara orang yang menanamnya sendiri tidak tahu bagaimana prosesnya terjadi. Begitu pula dengan iman dan kehidupan saya. Pertumbuhan tidak selalu terlihat setiap hari, tetapi prosesnya tetap berlangsung. Tugas saya adalah menanam, merawat, dan bersabar. Sedangkan hasil akhirnya adalah karya Tuhan.
  • Pemeliharaan dan Tanggung Jawab: Dalam Kitab Kejadian (Kej 2:15), manusia dipanggil untuk mengusahakan dan memelihara taman Eden. Dari sini saya belajar bahwa kita bukan hanya menikmati ciptaan Tuhan, tetapi juga menjaganya. Merawat satu pot kangkung adalah latihan kecil untuk tanggung jawab yang lebih besar. Dari hal sederhana ini, saya belajar setia dan peduli terhadap “rumah bersama” yang Tuhan percayakan kepada kita. 
        6. Penutup dan Doa Syukur:
  • Penutup: Proyek dari biji hingga tumbuh besar mengajarkan saya lebih dari sekadar cara menanam. Saya belajar menghargai proses, mengasihi ciptaan, serta menemukan kehadiran Tuhan dalam hal-hal yang sederhana. 
  • Pernyataan pribadi: Kini saya melihat seikat kangkung di pasar dengan pandangan yang berbeda. Saya memahami bahwa di dalamnya ada kerja keras, waktu, kesabaran, dan anugerah Tuhan yang tidak terlihat namun nyata.
  •  Doa Syukur:
  • Tuhan yang baik, terima kasih atas benih kecil yang Engkau ciptakan. Terima kasih atas tanah, air, dan matahari yang membantu tanaman kami tumbuh subur. Meskipun selalu ada hambatan saat kami berharap kangkung tumbuh subur, saya sangat bersyukur tanamanku masih bisa bertahan sampai sekarang. Lewat proses menanam ini, Engkau mengajarkan kami untuk sabar dan tidak mudah menyerah. Saat tanaman kami mati dan kami merasa sedih, Engkau menguatkan kami untuk mencoba lagi. Tolong kami supaya bisa menjaga ciptaan-Mu dengan baik, mulai dari hal kecil di sekitar kami. Amin

 TEKS PROSEDUR KANGKUNG
  1. Judul Menu: Kangkung Sambal Tempe Kangkung
  2. Alat & Bahan (untuk 1 porsi) 
  • Bahan
  • Bahan Utama (Hasil Panen): 1 ikat kangkung segar (hasil panen kira-kira 200 gram) & Tempe 1/2 balok
  • Bahan Pendukung: 6 siung bawang putih, 6 siung bawang merah, 2 sdt gula pasir, 2 sdt kaldu bubuk, 1 sdt garam, air, minyak.
  • Bahan Sambal: 1 kemiri, 5 cabe merah.
  • Alat: 
  • Pisau, talenan, wajan, spatula, blender (untuk membuat sambal), sendok, piring (untuk plating), kompor, piring (untuk mencampur tempe dengan sambal) 
      3. Cara memasak (Step-by-Step) 
  • Siapkan Alat dan bahan 

  • Potong tempe menjadi 1/2 balok, lalu hancurkan tempe


  • Untuk bahan sambal, gunakan yang sesuai pada keterangan alat dan bahan, lalu potong dan blender.





  • Potong kangkung, lalu cuci bersih dan petik daun kangkung sesuai selera.



  • Panaskan minyak dan dalam kompor api kecil, lalu masukkan potongan bawang merah dan bawang putih, tumis sampai wangi

















  • Setelah wangi, masukkan sambal lalu tunggu sampai sambal wangi.














  • Setelah itu, masukkan perbumbuan dan masukkan tempe, aduk sampai merata.
















  • Setelah itu, masukkan kangkung, dan aduk sampai merata dan agak layu.















  • Tunggu sampai matang, setelah matang matikan kompor dan sajikan dalam piring/mangkuk cantik. 


Selasa, 13 Januari 2026

πž‹Žast 𝒴ear.☘︎ ݁˖

 

Tahun 2025


haiiiiiaiaii semuanyaa, udah lamaa aku ga ngepost artikell dan sekarang aku mauu nulis lagii tentang beberapa perjalanan aku diii 2025 :). Selamaaatt membacaaa! Oh ya, pertama aku mau menceritakan tentang capaian-capaian aku di tahun 2025 ! ada beberapa capaian yg menurut aku cukup bermanfaat, seperti jarang remedial di matpel mtk dan ipa, lalu ranking aku tidak pernah diatas 10 besar, selain itu juga aku jadi sedikit lebih fokus saat guru menjelaskan. 



selain tentang capaian, aku juga mau menjelaskan tentang hal positif & negatif yang aku dapat dari tahun kemarin, untuk hal-hal positif ada beberapa yaitu: jadi lebih sering menabung, belajar dengan giat, memperluas relasi, dan aku juga belajar sabar. Selain dari hal hal positif, ada juga hal-hal negatif yangg akuu dapaat, sepertiii sering lupa membawa bukuu, sering begadang, jarang berolahraga, malas belajar saat ada ulangan, dan yang terakhir sering tidak membawa kotak pensil ke sekolahπŸ˜…πŸ˜…. 



Capaian yang tidak terlaksana ditahun kemarin cukup banyakk seperti, awalnya aku ingin mendaftar ke SMA lain selain Sanmar 1 namun ternyata tetap di sanmar 1, awalnya juga aku ingin pushrank sampai glory di game ML karena, nanggung sekali rank aku sudah honor, namun karena membuat depresi jadi aku menghapus game tersebut dan gagal glory. 

Rencanaku di tahun 2026 ini adalahh, aku ingin berubah menjadi lebih sering berolahraga, tidur paling larut jam 22.00, mengurangi malas, mulai bangun pagi di jam 4, fokus pada pembelajaran, ingin tidak tertarik untuk pacaran lagi, meningkatkan nilai agar lulus di nilai rata-rata 90 an, tidak susah bangun pagi, masuk ranking 3 besar lagi/ 4 besar. 



Dann selanjutnyaa ak mau memberitauu tentang pencapaian yang akan aku lakukan di 2026. Pertamaa, tentunyaa aku ingin membuatt nilai rapot aku stabill jadi aku bisaa lulus dengan baik dan nilainya memuaskan. 

Rincian rencanaku agar bisa tercapai, yang pertama lebih rajin belajar dalam semua mata pelajaran, dan lebih fokus saat guru menjelaskan. Selanjutnya, kalau untuk dalam matpel informatika aku mempunyai rencana untuk mengurangi malaskuu saat mengerjakan tugas, dan supaya bisa mendapat nilai yang bagus.

Sekiannn artikel kali ini semoga bermanfaat, sampaaiiii jumpaaa teman-temann. 


Selasa, 25 November 2025

The Choir That Led Me༄.°

Melodies That Carried Me To God˚₊ۢৎ˙⋆


 Hellooooo teachers and friends who are reading my articleee πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ˜. In this writing, I would like to share one of the most meaningful experiences in my life, my journey in joining the school choir and how that experience really led me to serve in the church choir too. At first, when I was in 7th grade, I joined the school choir extracurricular because it helped me have a new activity so I wouldn’t get bored after school. I did not think too deeply about it, and honestly I did not expect that this would give me so many new experiences. I often thought that choir practices or meetings felt boring, and I still didn’t have much confidence in my voice. However, as time passed, something slowly changed, and that small change grew into something much bigger than I had imagined.



As our practices continued, my relationship with the choir extracurricular became deeper, and I began to feel that it was truly meaningful. I started learning different vocal techniques, understanding harmonization, and practicing how to blend my voice with others. There were moments when my friends and I struggled while singing a song that was difficult to perform, or when we couldn’t match the tempo that the teacher gave us. But every challenge made us grow stronger. My confidence improved gradually, especially when our teacher encouraged us and reminded us that every voice mattered and should be heard. Little by little, I found myself genuinely enjoying the feeling of being in the choir. 

 I was no longer lazy every time I had choir practice because it was actually fun and helped me improve my voice step by step every single Day. This experience eventually led me closer to God. Why? Because I started helping my church with my voice. I joined the church choir too, and I began to serve God with sincerity. When I joined the church choir, I felt a different kind of joy because my friends were also joining and supporting each other. For the first time, I finally felt that I wasn’t lazy anymore whenever I had a responsibility to follow choir practice at church.

 Not only was it fun, but it helped me grow spiritually, emotionally, and mentally. Singing became a way for me to express my gratitude, and it slowly shaped my heart into becoming more sincere and more open. Along this journey, I also gained new and unexpected experiences. One of the most unforgettable moments was when our school choir joined a competition. We trained for several weeks, practicing harmonies, memorizing lyrics, and perfecting our stage presence.

 There were times when my friends and I felt stressed because our teacher got mad at us for not singing loudly enough or for not paying attention to details. But every mistake taught us something, and every improvement made us stronger and more united. On the day of the competition, we gave our very best. Standing on stage, hearing our voices blend perfectly, and seeing the audience smiling at us made my heart beat fast because I was super nervous. And when the announcement came that we had won, I felt extremely happy, proud, and grateful. That moment gave me a huge boost of confidence, showing me that hard work really pays off.

 Through everything I went through, serving God, singing with my friends, learning how to trust my own voice, i gained so many precious lessons. I learned to be more responsible, more disciplined, and more willing to push myself beyond my comfort zone. I learned how meaningful it is to serve God with a sincere and honest heart, and how music can bring people closer together. Every performance, every rehearsal, every moment of laughter and frustration helped shape who I am today.




This journey has given me memories that I will always carry with me: singing together, serving together, and growing together with my friends. I have had so many new experiences and achieved things I once thought were impossible. Becoming part of the choir has helped me discover a better version of myself, a version that is more confident, more determined, and more willing to step out of my comfort zone, especially since my comfort zone used to be being lazy. I am truly thankful for every step of this experience, and I believe that choir will continue to be a meaningful part of my lifeeeee ❤. It has changed me in ways I never expected, and I know that the melodies I sing today will continue to guide me, inspire me, and carry me even closer to God as I grow






Senin, 24 November 2025

SMW༄.°

 Nada Dalam Pelayanan 𐦂𖨆π€ͺπ– ‹

 


         Pagi itu terasa sejuk dan teduh, suasana gereja sangat sunyi,suci, dan hening, teman-temanku dan diriku mulai memasuki area gereja untuk melayani. "Like Mary who served with a sincere 'yes', we too offer our voices with a willing heart, ready to serve through every song we sing". Di pembahasan artikel kali ini aku akan menyampaikan tentang pengalamanku saat melakukan kegiatan SMW/ Saint Mary Way yang dilaksanakan pada tanggal 28 September-5 November. Nah supaya tidak terlalu panjang, aku akan menyingkatkan menjadi SMW. Untuk kegiatan SMW ini, aku berkontribusi dalam tim paduan suara untuk melayani misa di dua gereja. Kami datang bukan hanya untuk bernyanyi saja, tetapi untuk belajar memberi yang terbaik saat melayani yaitu di dua gereja, gereja Kamuning dan gereja Melania. Alamat gereja Kamuning berada di JL. Kemuning No, 25, kelurahan merdeka, kecamatan sumur Bandung, kota Bandun, Jawa Barat 40113. Sementara untuk alamat gereja Melania berada di JL.Melania no 1-3, Cihaurgeulis, kecamatan cibeunying kaler, Kota Bandung, Jawa Barat. Lalu di dalam kelompok paduan suara ini, teman-temanku yang kelas 9 ada sejumlah 9 orang sudah termasuk aku. 

     See: 

  Banyak momen yang menurutku berkesan saat aku melayani dikegiatan koor gereja pada waktu itu. Tapi tentunya pada saat latihan bersama teman-teman itu momen yang berkesan, karena menurut aku ada beberapaa lagu yang cukup susah, tapi akhirnya bisa dinyanyikan dengan baik. Di kegiatan koor kali ini, aku mendapatkan banyak hal-hal baru yang tentunya bermanfaat bagiku dan bermanfaat juga untuk teman-teman aku. Didalam kegiatan koor saat melayani maupun saat latihan aku melihat wajah teman-teman yang melayani dengan tulus dan sukarela. Oh ya, untuk kegiatan koor di gereja pertama, itu berada di gereja Kamuning yang dipimpin oleh pastor Handi. Tapi sebelum kami bernyanyi, kami semua berkumpul di aula untuk melakukan latihan pada jam 6.30. Hal tersebut membantu aku untuk lebih disiplin dan supaya tepat waktu untuk latihan, aku jadi harus bangun pagi dan menjadi lebih produktif. Hal tersebut merupakan momen yang sangat berkesan karena proses latihannya cukup menyenangkan walaupuun terasa agak melelahkan.

      Judge:

  Nilai-nilai yang aku dapatkan dari kegiatan SMW ini, cukup banyak dan berguna bagi aku sendiri. Karenaaa aku bisa belajar hal-hal positif seperti melaksanakan nilai ketaatan pada Tuhan, dan juga nilai kerendahan hati pada sesama & Tuhan. Selain itu, paduan suara ini mengajarkan aku tentang nilai kerja sama bersama temanku. Karena, aku tidak bisa bernyanyi sendiri, tetapii harus menyatukan suara satu sama lain agar bisa terdengar harmoni dan kompak. Paduan suara ini dan kegiatan SMW membuatku lebih rajin dan tidak malas untuk melayani Tuhan.  Aku juga belajar dan sadar kalau aku jadi lebih percaya diri dan berani tampil karena sering bernyanyi didepan banyak orang, baik itu untuk menyelingi misa ataupun untuk bernyanyi ke penonton yang lain. Semua nilai-nilai positif yang aku dapat bisa jadi pengalaman berharga yang aku bisa bawa sampai aku SMA. 



ACT: 

  Untuk komitmen yang akan aku tepati yaituu, aku akan lebih melayani Tuhan, tidak malas dalam melayani, selain itu aku akan melatih suara secara rutin. Aku juga berkomitmen untuk bergabung paduan suara pada saat aku beranjak SMA nanti. Dengan komitmen ini, aku ingin teruss berkembang, supaya lagu-lagu yang dinyanyikan saat paduan suara dan saat melayani bisa maksimal dan bermanfaat bagi orang-orang. Aku juga masih ingin memperluas pengalaman aku, misalnya dengan lebih sering mengikuti paduan suara dengan rutin, supaya aku bisa lebih terlatih dalam bernyanyi lagu- lagu yang lumayan sulit. Komitmen yang akan kujalani ini sebenarnya bukan hanya untuk diri aku sendiri, tapii juga agar aku bisa memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan yang Tuhan percayakan padaku.




 Pada akhirnya, pelayanan paduan suara bukan hanya tentang kita yang bernyanyi untuk menyelingi misa, tetapi tentang bagaimana kami belajar memberi dengan hati yang tulus dan rendah hati. Selain itu, yang aku dapatkan dari kegiatan ini, melayani bukan tentang menjadi yang paling hebat, tetapi tentang memberikan hati kita dengan tulus, rendah hati, dan taat. Lewat dari suara yang dipersembahkan, aku bisaa belajar bahwa pelayanan bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan tulus. Dari latihan hingga hari pelayanan, kami melewati proses yang membuat kami lebih disiplin, lebih kompak, dan lebih menghargai usaha satu sama lain. Kelompok kami yang berjumlah 9 orang belajar bahwa setiap suara mempunyai peran, dan tanpa kerja sama, harmoni tidak akan pernah terbentuk. Melalui pelayanan ini, kami memahami bahwa melayani berarti hadir, berusaha, dan melakukan yang terbaik. 













 .

Selasa, 11 November 2025

Persiapan ulangan INF

 

Persiapan ulangan


haloo semuanyaa balik lagi sama aku Jovitaaaaaaaaaaaaaa, kalian apa kabarnya nih? semoga sehat-sehat aja yaa. Kali ini aku bakal membeerii taaahuu tentangg persiapan-persiapan yang akan aku lakuin untukk menghadapi ulangan INF atau informatika. Ulangan ini diadakan minggu depann, pada hari Rabu tanggal 19 November 2025, atau bisa jadi diundur lagi jadi hari Kamis 20 Novemberrr sihhh.

Nahh, ulangan ini memuat materi tentang konversi bilangan. Karena aku belum terlalu hafal rumus-rumus dan tabel konversi bilangan yang ini πŸ‘‡πŸ‘‡ 


Karena, menurut aku ini agak agak susah gitu πŸ’”πŸ’”. Untuk menghafal tabel ini sebenarnya cukup mudah, namun memang karena aku gampang lupa.. aku akan menghafal tabel ini dengan cepat. Setelah itu aku akan menghafalkan rumus-rumus lain, seperti rumus yang mengubah oktal ke biner, ke hexadesimal, dan ke bilangan desimal. 

Selain menghafal, aku juga akan mempelajari cara mengubah bilangannya agar saat ulangan bisa lancar dan mendapatkan nilai bagus. Setelah ituu, aku juga akan menonton video tutorial yang ada di youtube agar lebih mengerti, bertanya kepada teman jika ada soal yang membuatku kesulitan. 

Kalau tips dari aku untuk mendapatkan nilai bagus/ supaya belajar dengan tenang agar kita bs mengertii, caranya cukup mudahh. Dengan memastikan suasana dirumah/tempat belajar kita tenang dan nyaman. Selain itu dengan membuat rangkuman kecil yg fungsinya membuat kita mengerti tentang materi tersebut.


Jika aku belajar dengan giat, aku yakin aku pasti akan memperoleh nilai yang bagus. Begitu jugaa dengaaan kaliaan, jika kalian ingin mendapatkan sesuatu, sebaiknya berusaha terlebih dahulu. Sekian blog aku tentang persiapan yang akan aku lakukan saat ulangan, semoga bermanfaat terimakasih dan have a nicee daaayyy ❤️❤️❤️❤️❤️❤️








Sabtu, 18 Oktober 2025

konversi bilangan & sistem komputerπŸ˜‹πŸ˜‹

 

Sistem komputer


hai haii semuanya balik lgg sm aku Jovitaa. Gimana kabarnya ni kaliann semuaaaaa? semoga baik-baik aja ya, tapii kalau lagi ga baik kt harus tetap semangatt yorobunn πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹. Hari ini aku mau jelasin lagii tentang duaa hall ke kaliaannn. Yang pertama ttg sistem komputer & yang kedua tentangggg konversii bilangaann, soo happyyyyyy readingg yaaapp! 😏😏.


Dilansir dari, https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6983357/sistem-komputer-pengertian-bagian-tujuan-dan-komponen-fisik sistem komputer adalah, kumpulan perangkat-perangkat komputer yang saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain. Nah fungsinya itu untuk melakukan proses pengolahan data, sehingga dapat menghasilkan informasi yang diharapkan oleh pengguna. Selain ituu, sistem komputer juga bs diartikann sebagai kumpulan perangkat keras & perangkat lunak yang bekerja bersama-sama untuk menjalankan program komputerrr. 


Setelah temen-temen tauu artinyaa, disinii aku mau ngejelasin tentangg bagian-bagiannyaa, yaaapp! Jadii, sebagai sebuah sistem, komputer terdiri dari tiga komponen atau elemen yaitu: hardware, software, dan brainware. 

Karena aku udahh menjelaskan tentang sistem komputerr, sekarang tentangg konversi bilaaangaann :). Jaadii menurut https://www.orami.co.id/magazine/konversi-bilangan konversi bilangan adalaahh proses mengubah bentuk bilangan dari satu bentuk ke bentuk bilangan yang lain yang memiliki nilai sama. 

Didalam konversi bilangan ini memiliki 4 sistem bilangan. Yang pertama adaa biner, Oktal,Desimal, Dan hexadesimal. Berikut tabel tentang keempat bilangan tersebut:
bilangan biner merupakan bilangan berbasis 2 yang hanya menggunakan dua simbol yaitu: 0 dan 1. Contoh: awalan yaitu bilangan 1 jika diubah ke biner menjadi, 0001.
bilangan oktal adalah sebuah bilangan berbasis delapan.  
bilangan desimal adalah bilangan yang ditulis dengan tanda koma untuk memisahkan bilangan bulat dan bagian pecahan.
bilangan hexadesimal adalah bilangan yang menggunakan 16 simbol: 0-9  dan huruf A-F,di mana A=10,B=11,C=12,D=13,E=14, dan F=15. Contoh: jika angka sudah sampai 9, ganti menjadi huruf A-F.



Sekian informasi dari akuu, semoga bermanfaat dan terimakasiihhh. Have a nice daaay semuaa !


Selasa, 07 Oktober 2025

Outing 😎

 


OutingαΆ» 𝗓 𐰁 .ᐟ


 Hai semuanyaaa, gimana kabarnya nihh?? sekarangg aku mauu ceritain pengalaman aku pas lagi berkunjung ke-2 tempat di Bandung. Yang pastinyaa bakal sangat amat seruuu, karenaaa tempatnya ini sangat melestarikan kebudayaan yang ada di Jawa Barat. Yaituu dari suku Sunda, dan jugaa melestarikan kebudayaan dari kain batik yang sangat bemacam-macam.

 Jaadii pada hari rabu tanggal 24 September 2025, kelas 9 pergi ke-2 tempat yang bernama komunitas Hong & batik komarrr. ❤️❤️❤️✌️✌️✌️✌️✌️😊😊 Disinii aku mau ceritain keseruan aku pas di 2 tempat ituu. Nah pada saat di bus, kami duduk ber-dua dua. Setelah itu perjalanan ke tempat outing pun dimulai. 

Jadi tempat pertama yang aku & teman-teman aku kunjungii adalaaah komunitas Hong! Pada saat perjalanan akuu ditempatkan di bus ke-1. Sebelum pergi kesana, aku juga mempersiapkan barang-barang yang harus aku bawa, seperti kertas LKPD, kertas sketsa batik, alat tulis, dan tentu sajaaa membawa snack ! 😏😏🀀🀀😝😝. 

Selama di perjalanan aku sangat tidak sabar untuk sampai di tempat komunitas Hong. Dann setelah sampaii, aku dan teman-teman disambut di tempat itu dengan lagu-lagu tradisional. Disana juga banyak permainan tradisionalnya yang tentu saja menyenangggkaaaaaaaan. Kami diajarkan cara membuat permainan tradisional zaman dahulu yang berbentuk burung & dibuat menggunakan janur. 

Setelah itu, kami dibentuk menjadi kelompok & kelompok aku pun bermain permainan tradisional yang seru. Seperti bakiak, rorodaan, dan lainnyaaaaaaaaaa. Kami selesai bermain pada siang hari, setelah itu kami pun makan siang bersama-sama. Kami pun mengunjungi batik komar, dan disana kami melakukan banyak hal menyenangkan, seperti sketsa batik,mencanting batik, men-cap batik, dan terakhir mewarnai batik bersama-sama. 


Ini diaa dokumentasi kegiatanku saat berkunjung ke batik komar & komunitas hong !




Sekian darii akuu terima kasiiihhh 😝😝😝😝✌️✌️







Selasa, 23 September 2025

hOobbiees

 

Hobi ku


Hallooo semuanyAaaaaaa, apa kabaarnyaa nih? disini akuu mau membahas tentang hobii akuu. Bagi kalian yang belum membaca tentang perkenalan akuu, boleh yaa baca dulu dilink beriikutt :https://chajoviees.blogspot.com/2025/09/introductions.html  

Jadii, aku akan kasi tau ke teman-teman semuanya, tentang apa sajaa sih hobii akuu? Karenaa ya pastinya semua orang punya hobii atauu kegemarann yang bakal dilakuin pas laagi senggang kaan? kalauu, aku sendiri sihh banyak yaa πŸ˜…πŸ˜….


Jadii hobi aku yang pertama itu adaaa menyanyii, aku jujur gatau sih kenapa aku suka nyanyii, rasanya seruu aja gitu hheeheh. Apalagi kalau lagi galau atau marahh,karena bisa membuat aku merasa seperti penyanyi yang terkenall hahaha. Lagu yang aku pilih biasanya sih sesuai mood akuu. Aku juga suka lagu yang genre nya pop, karena musiknya paling pas gituu buat dinyanyiin.


Selain menyanyii, aku juga suka bermain gamess. Ada beberapa games yang akhir2 ini aku suka mainin, yaituu ada roblox, ml, dan airplane chefs. Demi apapun itu gamenya sangat menyenangkan dan membuat otak ter-refresh dengan cepatt lohh temann. Selain itu juga aku pernah nyoba bermain game PC seperti csgo dan game lainnya, tapi kurang cocokk dengan akuu karena gamenya serem sih menurutku πŸ˜…, tapiii aku tertarik buat mencobaaa game valooraaantt !



Hooobii selanjutnyaa adalaah, membuat paper star ! 😎😎⭐⭐✨, aku tau sih beberapa orang pasti akan menganggapku agak aneh, karena membuat paper star bisa menjadi salah 1 hobiikuu?? hahaha, tapi jujur itu seru sekalii karenaaa bisa membuat banyak bintangg. Kalau aku sendiri, sudah membuat 1 toples kecil paper star ! 

Heumm, aku rasa segitu duluu saja sihh artikel kalii inii, aku sudahiii saja dulu yaa teman-temankuu. Dari ketiga hobiku inii, akuu merasaa hidup jadi lebih menyenangkann sihh. Kalau teman-teman bagaimana? Pastinya jugaa punyaa hobii masing-masinggg kann, kalau begitu aku pamit duluu ya semuanyaa, sampai jumpa nantiii !